Rabu, 07 Maret 2012

KRONOLOGI KOPERASI NUSANTARA


Koperasi Nusantara berdiri pada tahun 2004, yang bertempat tinggal di Gedung Bidakara Lt. 2 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71-73 Pancoran Jakarta 12870. Koperasi Serba Usaha ini memiliki Unit Jasa dan Unit Simpan Pinjam. Sebagai Unit Jasa, kegiatan utamanya adalah menjadi Jasa Konsultan Keuangan dan Agen Pemasaran dari berbagai perusahaan barang/jasa. Koperasi Nusantara bekerjasama dengan perbankan melalui linkage program dengan fasilitas channeling. Dimana melalui kerjasama tersebut Koperasi Nusantara membantu menyalurkan pinjaman kepada calon peminjam yang membutuhkan. Di awal usahanya, Koperasi Nusantara hanya membuka cabang di beberapa daerah di Jawa Barat dengan core business memberikan pinjaman kepada para pensiun dan pegawai yang pembayaran gaji/uang pensiunnya melalui Kantor Pos.
Seiring berjalannya waktu, pertumbuhan bisnis pinjaman ini terlihat semakin potensial, maka di tahun 2006 Koperasi Nusantara melakukan kerjasama operasional dengan PT.POS INDONESIA (Persero). Kerjasama ini meliputi penyaluran pinjaman dan pemotongan uang gaji/pensiunan pegawai , PNS dan TNI/POLRI dan sejak tahun 2007 produk pinjaman ini dapat dilayani di seluruh Indonesia melalui 208 cabang kantor layanan Koperasi Nusantara. Kemitraan strategis untuk dapat menjalankan bisnis yang ada dengan baik tidak hanya dibangun dengan PT.POS INDONESIA (Persero) tapi juga dengan pihak-pihak pendukung lainnya seperti PT. Bank Sinarmas, ICB Bumiputera Indonesia Tbk, Bank Kesawan, BII Maybank, Asuransi Jiwa Bumiputera 1912, Asuransi Jiwa Nusantara, Asuransi Jiwa Jiwasraya, Asuransi Syariah Mubarakah.
Visi dan Misi koperasi Nusantara dalam menghadapi tantangan
Visi: Melalui penyelenggaraan usaha di bidang perdagangan umum dan jasa, diharapkan memberikan kesejahteraan anggota dan bermanfaat bagi masyarakat dan negara.
Misi: Menjadi fasilitator dan rekanan yang baik untuk pelanggan serta mensejahterahkan anggota dalam menggapai tujuan melalui etika bisnis dan kepercayaan.
Direktur Utama Koperasi Nusantara, Mukti Syahroni, mengatakan untuk mengatasi masalah krisis global yang tengah melanda saat ini suatu perusahaan tidak cukup hanya membuat visi misi perusahaan. Tetapi para pelaku juga harus menanamkan visi dan misi kepada karyawannya.
“Kenapa visi misi itu perlu disosialisasikan, karena perubahan bisnis itu sangat luar biasa. Bila kita tidak bisa me-manage perubahan bisnis ini, kita bisa terombang-ambing kemana-mana akhirnya kita bukan siapa-siapa,” ucap Mukti.
Menurut Mukti, visi dan misi saja tidak cukup. Tetapi perusahaan juga harus memberikan value dan meaning ke anak buahnya. Ini karena perubahan lingkungan bisnis itu harus dikelola lebih baik, salah satu mengelola bisnis adalah menetapkan visi, misi, nilai, dan makna perusahaan tersebut.
Visi, misi, value, dan meaning yaitu tujuannya untuk membentuk perusahaan yang canggih. Budaya perusahaan yang bisa mengadopsi antisipasi perubahan apapun yang terjadi di lingkungan bisnis ini,” ujarnya.
Dengan alasan tersebut, Koperasi Nusantara sebagai koperasi terbesar di Indonesia yang memiliki 200 cabang di Tanah Air ini menggandeng ACT Consulting untuk mengadakan workshop MVVM (Mission, Vision, Value, Meaning) bagi jajarannya.
Bertepatan dengan hari jadinya yang ke tujuh, Koperasi Nusantara menerima penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Koperasi pertama di Indonesia dan di dunia yang memiliki sertifikasi ISO terlengkap.
Penyerahan piagam penghargaan ini diserahkan oleh Jaya Suprana dan diterima langsung oleh Rahmat di kantor Pusat Koperasi Nusantara, Plaza Great River, Kuningan, Jakarta, Senin 10 Oktober 2011.

Info selengkapnya klik disini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar